Bismillaahirrahmaanirrahiim

Pernah dengar kata ‘aasyiqun. Angga juga belum pernah dengar sebelumnya. Setidaknya sebelum Angga mencari arabnya kekasih. Angga dapatkan ‘aasyiqun yang diartikan sebagai kekasih.

Kemudian dengan kata ‘aasyiqun, Angga membuat ID Yahoo baru yaitu aasyiqun.angga. ID ini Angga pakai untuk chat dengan seorang teman yang ngerti bahasa Arab. Seketika itu dia ngetawain Angga. “Lagi dimabuk cinta Mah?” Gitu pertanyaannya. Lalu Angga pun heran dan bertanya mengapa dia berpikir kalau Angga lagi dimabuk cinta. Aasyiqun itu kosakata yang digunakan untuk orang yang lagi dimabuk cinta. Seperti itulah dia menjelaskan. Apa benar saat itu Angga sedang jatuh cinta? Entahlah, yang Angga tau saat mencari kata-kata kekasih dalam bentuk arabnya, hati Angga sedang terluka.

Dan kemarin seseorang memasang status “I’m losing U”…
Dasar Angga geblek, sukenye ganggu anak orang. Yachh Angga gangguin, lalu mengalirlah cerita tentang definisi cinta, apa itu cinta. Apa yachh cinta???? Yang jelas karena cintalah manusia tidak saling bunuh. Kalau ada manusia yang mengaku membunuh karena cinta, itu adalah penyakit. Karena cinta seharusnya membuat seseorang bahagia, bukan menderita. Disaat orang-orang melihat kita menderita dengan perasaan cinta kita, belum tentu kita menderita.

Seperti Khalifah Umar Bin Abdul Aziz yang sangat mencintai Alloh, lapar, tinggal digubuk, baginya bukanlah penderitaan. Karena cintanya kepada Alloh, apa pun beliau lakukan untuk menyenangkan Alloh. Tapi bagi orang yang melihatnya itu adalah penderitaan…..

Seperti teman sekantor Angga yang lumayan ganteng, putih, cocok banget jadi model. Bahkan ada tawaran kedirinya untuk menjadi model. Tapi tawaran itu ditolaknya. Ia lebih mencintai pekerjaannya yang sekarang yaitu menjadi cleaning service. Dia tidak suka model, entah kenapa… Padahal penghasilannya lebih besar daripada menjadi CS — Pekerjaan yang dimata sebagian orang adalah pekerjaan yang tidak bergengsi. Dengan beban mendadak yang harus dipikulnya yaitu mendadak jadi tulang punggung keluarga karena sang ayah telah tiada, orang-orang melihatnya dengan “kasihan” karena pekerjaannya sebagai CS yang penghasilannya tidak seberapa. Tapi siapa sangka dia sangat menikmati pekerjaan itu. Dia lakukan tanpa beban, karena apa??? Karena dia mencintai pekerjaannya.

Dari ngobrol via sms dengan teman, dia menulis “kalau perih bukan cinta tapi penyakit, kalau bise liat senyum di pagi hari , say hello di siang hari, dengar suare di malam hari keknye bahagialah”
So… what is love?